Cerpen Seru: Surat Yang Tak Pernah Terkirim Ke Pangeran Pengkhianat
Di antara kabut lembayung yang menyelimuti Kota Bulan Sabit, berdirilah Lian. Bukan Lian yang dulu, gadis sederhana yang tewas ditikam di gang sempit dunia manusia. Ini adalah Lian di dunia roh, di mana LENTERA mengapung di sungai bagai kunang-kunang abadi, dan BAYANGAN berbisik tentang masa lalu yang terlupakan.
Dunia roh ini aneh. Bulan di langitnya bukan sekadar benda mati, tapi Bulan yang MENGINGAT nama-nama yang terhapus dari ingatan manusia. Bulan itu pula yang membimbing Lian menuju sebuah kuil kuno, tempat ia menemukan peti kayu berisi gulungan perkamen.
Gulungan itu berisi surat-surat. Surat-surat yang ditulis oleh seseorang bernama Aileen, untuk Pangeran Zhao, seorang pengkhianat yang menyebabkan peperangan berdarah. Surat-surat yang tak pernah terkirim.
"Kenapa...kenapa aku menemukan ini?" bisik Lian pada bayangannya sendiri, yang membalasnya dengan desisan lirih.
Semakin dalam Lian membaca, semakin ia merasakan sakit yang aneh, seperti ingatan yang dipaksakan kembali. Potongan-potongan masa lalu mulai bermunculan: tawa riang di taman bunga, janji setia di bawah pohon sakura, dan wajah Pangeran Zhao yang...familiar.
Di dunia manusia, Lian hanyalah seorang gadis biasa. Tapi di dunia roh, ia adalah Aileen, sang peramal kerajaan yang mencintai sang pangeran. Dan kematiannya di dunia manusia bukanlah akhir, melainkan AWAL dari takdir yang lebih besar.
Ternyata, Pangeran Zhao bukanlah pengkhianat. Ia dipaksa menikahi putri dari kerajaan musuh untuk menyelamatkan kerajaannya. Cinta Aileen adalah satu-satunya pelipur lara di tengah pengorbanan yang menyayat hati. Namun, ada pihak ketiga yang bersekongkol, memanipulasi takdir, dan membunuh Aileen demi menggagalkan rencana Zhao.
Lian menyadari bahwa kematiannya di dunia manusia bukanlah kecelakaan. Itu adalah bagian dari rencana besar untuk membungkam kebenaran. Ia harus mengungkap dalang di balik semua ini, demi memulihkan nama baik Zhao dan membalas dendam.
Namun, siapa yang berani mengkhianati cinta sejati? Siapa yang tega memanipulasi takdir dengan begitu kejam? Jawaban datang dalam mimpi, dalam wujud seorang wanita tua berwajah teduh yang membisikkan sebuah nama: Permaisuri Lan.
Permaisuri Lan, ibu kandung Pangeran Zhao, adalah dalang di balik semua ini. Ia menginginkan Zhao menikahi putri kerajaan musuh demi memperkuat posisinya. Cinta Aileen adalah ancaman baginya.
Lian, sebagai Aileen, harus memilih: membalas dendam atau memaafkan. Namun, takdir punya rencana lain. Ia bertemu dengan roh Pangeran Zhao, yang terjebak di antara dunia. Zhao memohon agar Aileen memaafkan ibunya, demi kedamaian kerajaan.
Di saat itulah Lian menyadari: yang dicintai Aileen bukanlah Pangeran Zhao, melainkan ide tentang cinta sejati, ide tentang pengorbanan demi kebaikan yang lebih besar. Dan yang memanipulasi takdir bukanlah Permaisuri Lan, melainkan ketakutan dan ambisi yang bersemayam di dalam hatinya.
Lian akhirnya melepaskan dendam. Ia membantu roh Zhao untuk beristirahat dengan tenang, dan berjanji akan mengungkap kebenaran kepada rakyat kerajaan.
Saat fajar menyingsing di dunia roh, Lian berdiri di tepi sungai lentera, siap kembali ke dunia manusia. Ia adalah Lian dan Aileen, dua jiwa yang menyatu dalam satu takdir. Ia tahu, perjalanannya baru saja dimulai.
Dan bintang-bintang pun berbisik, "Dia yang kehilangan cinta, akan menemukan takdir."
You Might Also Like: 0895403292432 Jual Skincare Dengan